BNN LUNCURKAN SOCIAL MEDIA CENTRE

0
27

KORANPERS.COM, (27/12/2017)

Kepala BNN, Budi Waseso Pada hari ini meluncurkan Social Media Center sebagai bagian dari pengembangan upaya Pencegahan pencegahan peredaran gelap narkob
a. Didampingi Deputi Bidang Pencegahan dan Jajaran pimpinan BNN dan Direktur EBIS PT. Telkom lndonesia, Kepala BNN Mempercepat Perkembangan BNN saat ini, Berkembangnya smartphone menjadi alat komunikasi utama sebagai akses terhadap SOSLAL MEDIA kian meningkat pesat dan merupakan sarana komunikasi yang saat ini berada di alat utama. Informasi di segala lapisan masyarakat secara nasional.

Deputi Bidang Pencegahan dalam salah satu rencana strategisnya telah ditetapkan Infomasi Pencegahan Narkoba sebagai output kinerja dengan indikator kinerja masyarakat yang terpapar informasi Pencegahan Narkoba. Indikator kinerja kegiatan, yaitu terukurnya penyebaran informasi bidang Pencegahan, khususnya yang dilakukan secara elektronik seperti melalui saluran Sosial Media dan SMS.

Social Media Center adalah ruang yang digunakan sebagai pusat monitoring kegiatan GAD (Grab-Analytical-Diseminitation) Informasi. Dengan adanya Social Media Center ini diharapkan dapat dengan cepat menganalisa sentimen positif atau negatif informasi mengenai kegiatan Pencegahan narkoba yang saat ini sedang berkembang. Selain itu dapat menentukan sasaran pengguna media sosial secara lebih efektif untuk kegiatan diseminasi informasi pencegahan dan pelaksanaan pengecekan respon dan sentimen baik positif maupun negatif secara cepat dan terukur.

Tujuan Pengembangan Social Media Center IT BNN adalah:

Menyediakan suatu infrastruktur Komando, Monitoring dan Pengendalian untuk seluruh informasi elektronik bidang Pencegahan baik melalui Media dan SMS, untuk dapat mengetahui data penyebaran dan respon informasi secara cepat dan terukur. Perangkat terkait secara berkala yang memungkinkan untuk melakukan pencarian berita atau post yang sedang di media sosial. Data percakapan yang diinginkan berasal dari Twitter, Facebook, Forum, Media Online dan Youtube.

Tersedianya alat dukung manajemen perangkat yang mampu memberikan analisa lebih mendalam terhadap topik atau isu yang sedang berkembang di Twitter, Facebook, Instagram, Youtube, Media Online, Forum dan Blog. Perangkat ini bisa memberikan banyak gambaran tentang suatu isu, seperti sentimen terhadap isu tersebut, orang / akun yang terlibat dalam percakapan, sebaran / pengukuran sebuah informasi yang disampaikan. Perangkatuhi secara real-time yang akan menampilkan isu yang berhubungan dengan Narkoba di indonesia dan informasi dalam peta berdasarkan lokasi netizen saat mem-posting. Data yang akan terus berubah-ubah sesuai dengan perkembangan topik yang terjadi.

Pada kesempatan ini Kepala BNN mengharapkan agar perangkat ini agar menjadi dasar infrastruktur untuk pengembangan kegiatan GAD (Grab-Analysis-Diseminasi) informasi jangka panjang khususnya dalam kegiatan Pencegahan, Penyulitan, Peredaran Gelap Narkoba. Meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap layanan publik BNN. (Manto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here